Transit Elevated Bus China, Bus Anti Macet di China
Setelah peluncuran perdana dalam rangka uji coba, nasib TEB kini tidak jelas

Outlet berita internasional dikejutkan oleh uji coba perdana Transit Elevated Bus (TEB) di China yang berlangsung Agustus tahun lalu di kota Qinhuangdao. Publik pun dibuat takjub oleh TEB Tech yang memegang janjinya untuk menjalankan percobaan pertama setahun sejak proyek diresmikan.

Sayangnya proyek tidak berjalan sebagaimana harapan publik. Beberapa bulan setelahnya fasilitas pengujian ditinggalkan begitu saja dan nampak badan bus sudah “dihiasi” debu. Pihak manajemen TEB disebut-sebut mengalami masalah keuangan yang memaksa perusahaan menghentikan pengembangan bus anti macet untuk sementara waktu.

Fasilitas berupa jalur dan prototipe stasiun masih belum dibongkar oleh pihak perusahaan. Padahal perjanjian dengan pemerintah setempat mengharuskan melakukan pembongkaran paling lambat 31 Agustus. Namun hampir setahun berlalu, jalur sepanjang 300 meter tersebut terbengkalai menghalangi jalanan kota.

Transit Elevated Bus China, Bus Anti Macet di China
TEB awalnya dijanjikan akan mengatasi masalah kemacetan di beberapa kota besar di China

Menurut Hong Kong Economic Journal, beberapa warga mengatakan jalur bus justru menjadi penyebab kemacetan. CNN melaporkan pemerintah setempat terpaksa menggunakan anggaran daerah untuk menyingkirkan fasilitas tersebut. Para pekerja mulai membongkar jalur dan menggantinya dengan aspal.

Beberapa media di China menyebut pelaksanaan uji coba TEB tahun lalu hanya sekedar euforia semata. Rancangan bus masih belum sempurna. Sumber energi bus berasal dari baterai yang dapat diisi di setiap stasiun. Namun suplai energi terlalu kecil yang mana hanya cukup untuk mengantar ke stasiun berikutnya.

Transit Elevated Bus China, Bus Anti Macet di China
Awalnya cukup meyakinkan, tetapi belakangan menuai keraguan

TEB Tech pun turut mengakui bahwa uji coba yang mereka lakukan hanya untuk mengetahui akselerasi dan sistem pengereman. Apalagi roda yang dipakai seharusnya berjalan di dalam jalur yang cukup dalam. Namun saat pengujian tersebut roda berada di cekungan kecil yang rentan keluar dari jalurnya.

Meskipun tidak ada kejelasan akan nasib TEB, namun konsep ini bisa saja ditiru negara lain untuk mengatasi kemacetan. Bahkan nama Indonesia juga disebut akan menimang teknologi serupa. Sayangnya tidak dalam waktu dekat ini mengingat krisis internal yang dialami TEB Tech.