Vasileios Tsormpatzoudis seorang mahasiswa di University of Manchester menciptakan sensor khusus untuk tongkat yang sering digunakan oleh penyandang tuna netra sewaktu berjalan.
Sensor tersebut berbentuk bola kecil dan diletakan di salah satu ujung tongkat. Alat yang diberi nama MySmartCane tersebut masih dalam versi prototipe, Tsormpatzoudis membuatnya dengan bantuan printer 3D.Tsormpatzoudis sengaja merancang MySmartCane sebagai proyek eksperimentalnya, sekaligus ingin membantu ibunya yang mengalami gangguan penglihatan.

Sensor MySmartCane diklaim dapat mengenali lingkungan cukup baik. Sebenarnya alat ini mengusung teknologi yang sama dengan UltraCane. Namun mahasiswa PhD yang satu ini menggunakan pendekatan berbeda.

Bola sensor dapat dipasang pada tongkat konvensional. Ia dapat mendeteksi objek yang berada di depan lalu membunyikan suara. Intensitas suara bergantung pada jarak antara orang dengan objek.

MySmartCane masih terus dikembangkan. Tsormpatzoudis berjanji akan ada improvisasi lagi dari versi prototipe yang baru dibuatnya.

Sumber: University of Manchester