Microsoft Android Phone
Apa jadinya ponsel Microsoft dengan sistem operasi Android? (credit: w7phoneru0/Pixabay)

Hanya sekejap mata, itulah nasib Windows Phone, ponsel berbasis sistem operasi Windows yang dirilis Microsoft pada 2010. Akuisisi Nokia dan menggantinya menjadi Lumia juga menjadi langkah tegas bagi perusahaan demi melebarkan bisnisnya ke platform mobile. Sayang, tidak lama setelah itu ia harus babak belur dihajar dominasi Android dan iOS yang sudah terlanjur kuat di kala Windows Phone baru saja lahir.

Belakangan ini Microsoft dirumorkan sedang membuat tablet revolusioner bernama Surface Phone yang akan berjalan pada Windows, disertai kemampuan layar lipat yang canggih. Rumor juga menyebut tablet itu akan dirilis pada 2019. Namun, coba lupakan sementara ambisi tablet lipat Surface Phone, laporan dari Windows Latest membawa kabar yang lebih mencengangkan.

Microsoft Android Phone
Screenshot percakapan antara calon pembeli dengan petugas Microsoft Store (credit: Windows Latest)

Salah satu konsumen sekaligus jurnalis menanyakan kepada petugas customer service Microsoft Store lewat chat soal ketersediaan ponsel Lumia. Ia kemudian mendapat jawaban bahwa Lumia tidak akan dibuat atau dirilis lagi. Lebih jauh, sang petugas memberitahukan bahwa Microsoft sedang mempertimbangkan ponsel baru yang berjalan pada sistem operasi Android.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Microsoft soal rumor tersebut. Petugas customer service itu pun tidak membeberkannya lebih dalam. Ia mengatakan bahwa ponsel Android berlabel Microsoft masih dalam pengembangan.

Kabar rencana Microsoft merilis ponsel Android tentu terdengar cukup mengherankan. Namun melihat fakta bahwa mereka kalah telak di industri mobile sudah cukup menjadi alasan kuat.

Di sisi lain, Nokia yang kini diadopsi oleh HMD Global menyingkirkan Symbian dan menggantinya dengan Android. Terbukti nama brand legendaris ini berhasil bangkit dari kubur, setidaknya tidak seburuk kala ia diasuh oleh Microsoft.

Lantas, apakah Microsoft akan memboyong ponsel Android dengan brand-nya sendiri? Hanya waktu yang akan menjawab.