Intel Shooting Star
Di tahun 2018 pada ulang tahunnya yang ke-50, Intel terbangkan 2.018 drone untuk pecahkan rekor (credit: Intel)

Proyek Shooting Star milik Intel kembali pecahkan rekor. Kali ini 2.018 drone terbang bersamaan membentuk formasi ciamik di langit malam Folsom, California. Kegiatan ini merupakan selebrasi ulang tahun ke-50 perusahaan prosesor komputer itu.

Intel pertama kali meluncurkan proyek ini dengan 100 drone pada 2016 lalu. Tak lama berselang mereka mulai berani menambah armadanya hingga 500 unit drone kemudian bertambah menjadi 1000 unit untuk melaksanakan pembukaan Olimpiade Musim Dingin pada awal tahun ini.

Shooting Star pada dasarnya menggantikan fungsi kembang api dengan drone yang dibekali dengan lampu LED. Tim merancang agar drone bisa terbang pada posisi tertentu dan bergerak perlahan sambil mengubah warna lampunya sesuaiĀ command yang telah dibuat.

Intel beberapa kali mendapat pesanan untuk tampil di pagelaran besar seperti konser musik, taman bermain Disney World, ajang olahraga, dan sebagainya. Bahkan warga Jakarta sempat mendapatkan kesempatan menyaksikannya secara langsung saat acara Countdown Asian Games yang dilaksanakan pada Agustus tahun lalu.

Penerbangan 2.018 drone kali ini bukan sekedar ajang pamer bagi Intel. Namun mereka juga ingin menunjukkan kemampuan drone yang semakin variatif. Berat drone sendiri hanya 218 gram namun sudah cukup untuk menyimpan beberapa sensor penting untuk melaksanakan tugasnya.

Rekor sebelumnya juga dilakukan oleh Intel dengan menerbangkan 1.218 drone otonom di pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Korea Utara. Bukan tidak mungkin pihaknya akan menambah kuantitas drone demi ciptakan atraksi yang semakin menarik.