iPhone X Orang Kaya
Anggapan bahwa pemilik iPhone punya pendapatan di atas rata-rata bisa dibilang cukup akurat (credit: QuinceMedia/Pixabay)

Tidak mengherankan lagi apabila produk iPhone selalu identik dengan brand premium yang tidak ‘dirancang’ untuk semua orang. Harganya yang melebihi rata-rata smartphone Android membuat Apple dengan cepat meraup keuntungan besar pada penjualan jajaran iPhone dan iPad. Faktanya, anggapan bahwa pemilik iPhone adalah orang-orang berduit tampaknya bukan asumsi semata, peneliti punya buktinya.

Jurnal National Bureau of Economic Research dari University of Chicago mengungkap orang yang memiliki iPhone atau iPad kemungkinan besar punya gaji yang lebih tinggi dibanding orang pada umumnya.

“Berdasarkan data kami sepanjang tahun, tidak ada individu yang dirasa berpenghasilan tinggi seperti memiliki iPhone,” tulis peneliti dalam paper-nya.

Lebih lanjut, ada sekitar 69 persen peluang pemilik iPhone untuk bisa dikategorikan sebagai “high-income”. Peneliti juga menambahkan pengguna Android yang menggunakan operator ponsel Verizon dapat dikatakan sebagai ‘orang kaya’, setara dengan konsumen iPhone.

Untuk mengolah data, peneliti mengandalkan algoritma machine learning untuk melihat lebih dalam pada demografi yang berbeda, seperti ras, gender, dan pendapatan. Penelitian tersebut pada dasarnya mempelajari perilaku sehari-hari sekelompok orang berdasarkan beberapa faktor.

Meski Apple telah mencoba menghilangkan pandangan masyarakat sebagai brand premium, seperti merilis iPhone SE yang lebih murah, layanan di dalamnya tetap mengharuskan pengguna merogoh kocek lebih dalam. Hal ini pula yang membuat masyarakat kelas menengah ke bawah lebih tertarik pada ponsel Android yang bisa dibeli dengan harga murah serta layanan aplikasi yang umumnya gratis.