Pernahkah kamu melihat tabung nixie? Mungkin dalam beberapa film sekitar era 1900an sering menampilkan salah satu benda ikonik ini.

Tabung nixie berbentuk seperti lampu dimana di dalamnya dapat menampilkan angka. Tabung ini erat kaitannya dengan gaya steampunk yang populer di akhir abad 20.

Tony Adams seorang ahli elektronik telah berkreasi dengan tabung nixie sejak puluhan tahun lalu. Kini ia membawakannya kembali dalam gadget modern berbentuk jam yang bisa melayang.

Perangkat yang diberi nama Nixie Clock ini memanfaatkan magnet untuk membuat tabung nixie melayang, melawan gravitasi bumi.

Lalu darimana energi yang digunakan oleh setiap tabung? Jam ini memanfaatkan teknologi transfer listrik nirkabel. Energi disalurkan dari dasar ke kumparan tembaga di unit tabung.

levitating nixie clock

Nixie Clock mengunakan arus alternate current (AC) sebagai sumber energinya, meski demikian ia dilengkapi baterai cadangan yang sanggup mengoperasikan selama 30 jam.

Sementara itu untuk kontrol tampilan dapat melalui inframerah. Pihak pengembang sedang melakukan pengembangan agar kontrol bisa melalui aplikasi smartphone yang terhubung via Bluetooth.

Nixie Clock masih dalam tahap penggalangan dana hingga 13 hari ke depan. Satu unit jam diberi harga £350 atau Rp 6 jutaan, sebuah angka yang cukup fantastis untuk benda yang fungsinya hanya menampilkan waktu.

Tetapi memang harus diakui harga tabung nixie di pasaran mencapai jutaan rupiah.

Tertarik untuk mengadopsi Nixie Clock sebagai koleksi steampunk-mu?

Sumber: Kickstarter