Google Waymo Jaguar
Konsep I-Pace dikawinkan dengan sensor Waymo

Divisi mobil swakemudi atau self-driving Google Waymo hampir siap beroperasi di jalanan setelah melewati 12 juta kilometer perjalanan tanpa pengemudi di dalamnya. Waymo juga mendapat peringkat tertinggi di bidang ini mengalahkan Tesla, BMW, dan Volkswagen. Tetapi Waymo sejatinya adalah pengembang self-driving, bukan produsen otomotif.

Mengisi peluang ini, Jaguar datang sebagai partner. Pihaknya berencana mengawinkan sistem Waymo dengan SUV elektrik I-Pace di masa mendatang. Tidak main-main, jumlahnya mencapai 20.000 unit.

Diumumkan hari ini, I-Pace sendiri adalah SUV paling premium milik Jaguar. Baterainya dirancang untuk perjalanan sejauh 386 km dengan pengisian dari 0-80 persen hanya dalam 40 menit menggunakan 100-kW rapid charger.

Sementara kompetitor lain, yakni Uber telah menggandeng Volvo untuk menyiapkan 24.000 taksi tanpa kemudi yang diklaim mampu menghemat pengeluaran perusahaan. Namun proyek itu sendiri masih harus tertahan setelah sistem self-driving Uber menabrak pejalan kaki hingga tewas.

Google Waymo dengan Jaguar nantinya akan melepas kendaraannya beberapa tahun lagi. Meski demikian, Jaguar sendiri punya proyek self-driving sendiri sejak tahun lalu.

Tetapi kerjasama dengan Waymo seharusnya menjadi pilihan cemerlang bagi Jaguar mengingat reputasinya serta dukungan dari raksasa IT, Google.