Hingga saat ini helikopter menjadi alat transportasi yang paling tepat untuk evakuasi jalur udara. Hal ini dikarenakan helikopter dapat lepas landas dimana saja selama tempat itu memiliki luas yang cukup.
Namun benda terbang yang ditemukan pertama kali pada 1907 ini memiliki kelemahan dari segi penggunaan ruang. Ia memiliki diameter baling-baling yang lebar dan bagian ekor yang cukup panjang.

 

Untuk penggunaan di daerah-daerah krusial seperti perang, nampaknya membawa korban luka untuk evakuasi menggunakan helikopter sangatlah beresiko. Jika helikopter tertembak, tak hanya penumpang yang menjadi korban, tetapi juga pilotnya.
Israel Tactical Robotics mengembangkan AirMule, sebuah drone yang berfungsi sebagai ambulans untuk mengangkut prajurit yang terluka di medan perang.

 

 

Menariknya, AirMule dirancang dengan bentuk yang minimalis sehingga bisa take-off dan landing di tempat yang kecil. AirMule memiliki rotor pengangkat yang berada di dalam tubuh, menghadap ke bawah dengan tekanan yang tinggi
Sementara helikopter menggunakan pilot, AirMule dikendalikan dengan remote. Hal ini dimaksudkan agar bisa masuk ke zona perang dan mengevakuasi korban yang terluka.
Baling-baling belakang difungsikan untuk bergerak secara horizontal. Sedangkan untuk pergerakan vertikal menggunakan rotor internal yang dapat dilihat dari sisi atas maupun bawah. Rencananya, kekuatan rotor ini saat take-off sebesar 985 shp.
Seiring dengan model lain yang juga dikembangkan, varian seperti Cormorant juga dalam tahap pengembangan untuk pasar lain. Dilaporkan bahwa kecepatannya menembus 185 km/jam, ketinggian maksimum 5486 m, dan daya angkut sebesar 440 kg.
Pada 30 Desember 2015, uji coba AirMule dilakukan di lapangan udara Megiddo, Israel. Selanjutnya akan dilakukan percobaan penerbangan otomatis membawa kargo di daerah hutan di dekatnya.

 

 

Perusahaan Metro Skyways melihat teknologi ini memungkinkan untuk diaplikasikan pada mobil. Dengan kata lain, AirMule telah membuka jalan untuk terciptanya mobil terbang.

Sumber: Israel Tactical Robotics