Intel Mobileye Self-Driving

Belakangan Intel bukan lagi perusahaan teknologi yang stagnan di ranah komputerisasi. Perusahaan yang didirikan tahun 1968 tersebut baru-baru ini menggelontorkan dana yang cukup besar untuk investasi mobil otomatis, Mobileye.

Mobileye sendiri adalah perusahaan otomotif asal Israel yang sedang mengembangkan mobil dengan sistem kemudi sendiri atau self-driving. Beberapa nama seperti Volkswagen, BMW, dan tentu saja Intel turut serta dalam pengembangan sistem kemudi otomatis di dalamnya.

Intel Mobileye Self-Driving
Salah satu kemampuan dari kendaraan self-driving Mobileye adalah komunikasi dengan kendaraan lain

Intel sudah mewanti-wanti trend mobil otomatis yang menjamur sejak dekade terakhir. Pihaknya telah mengakuisisi Mobileye pada 13 Maret dengan biaya $15 miliar atau setara Rp 200 triliun. Angka yang lebih dari cukup untuk membeli 20.000 Lamborghini Aventador.

Eksekusi yang dilakukan Intel tentunya bukan tanpa alasan. Mereka berharap dengan akuisisi ini dapat memfasilitasi pengembangan mobil otomatis, terutama di bidang pengolah data yang melibatkan data center, jaringan internet, dan tentunya perangkat pengguna.

Intel Mobileye Self-Driving
Dengan demikian Intel menjadi salah satu nama besar di kompetisi mobil self-driving

Sebagai tambahan, Intel bukanlah satu-satunya perusahaan IT yang terjun dalam pekerjaan ini. Google dan Nvidia sudah lebih dulu ikut dalam kompetisi. Bahkan tidak menutup kemungkinan bakal ada nama baru yang mungkin tak pernah terpikirkan sebelumnya.