Revolve Wheel
Ukuran roda saat dilipat hanya sepertiga dari ukuran aslinya

Sepeda lipat sudah ada dalam beberapa dekade terakhir, model ini menawarkan bagian tubuh yang dapat dilekukan agar mampu dimuat dalam kendaraan seperti mobil. Namun, roda merupakan bagian yang tidak dapat dilipat dan merupakan paling mencolok ukurannya.

Desainer asal Jerman, Andrea Mocellin merancang roda berjuluk Revolve yang mampu dilipat hingga mereduksi ruang sebanyak 60 persen. Model roda ini ditujukan untuk mobilitas sepeda dan kursi roda.

Revolve
Diameternya lebih besar dari mayoritas roda sepeda

Untuk bisa dilipat secara efektif, Mocellin harus mencoba membangun ratusan mekanisme lipatan berbeda untuk mendapatkan versi yang paling akurat. Diameter Revolve adalah 26 inci, sedangkan rata-rata sepeda besar umumnya memakai roda 20 inci. Sementara itu roda ini mengusung jenis tanpa angin, sehingga pengguna tidak perlu memikirkan tekanan angin pada ban.

Pria lulusan Royal College of Art di London ini mengaku pernah merasakan menggunakan sepeda lipat dengan roda kecil. Ia mengatakan fisik sepeda menjadi jelek saat dilipat. Untuk itu, ia mencari cara agar sepeda tetap tampil menarik meski sedang dalam kondisi dilipat.

Menariknya, saat Revolve dilipat, bentuknya akan seperti roda yang lebih kecil. Mocellin pun menyebut roda yang lebih kecil itu bisa dipakai untuk troli belanja dan koper.

Revolve Foldable Wheel
Roda Revolve memungkinkan untuk dipakai pada peralatan lain meski saat dilipat

Saat ini roda buatan Mocellin sudah mendapatkan paten dan siap untuk diproduksi. Pihaknya sedang mencari investor yang tertarik memanfaatkan desain unik tersebut untuk diproduksi secara komersial. Ia juga sangat berharap roda rancangannya dapat menjadi ikon identik untuk traveler.

Sementara itu, Mocellin berencana merancang kerangka sepeda lipat yang lebih efektif dibanding yang ada di pasaran sekarang.

Berikut video sekilas tentang Revolve: