Bagaimana mungkin bulan lahir mempengaruhi potensi penyakit? (credit: Rene Asmussen)

Tim ilmuwan dari Columbia University melakukan studi pada lebih dari 10 juta orang dari tiga negara berbeda untuk mengetahui korelasi risiko penyakit berdasarkan bulan lahirnya. Penelitian yang bersumber dari Big Data menemukan hasil yang cukup mengejutkan. Orang yang lahir di bulan Januari memiliki risiko diabetes type 2 lebih besar.

Ketiga negara yang dijadikan subjek penelitian mewakili iklim yang berbeda, diantaranya Amerika Serikat, Taiwan, dan Korea Selatan. Menurut tim kondisi lingkungan pada variasi musim mempengaruhi ibu yang sedang mengandung. Hingga akhirnya dampak terbesar dirasakan bayi ketika dewasa.

“Penelitian ini sangat krusial karena menunjukkan metode kami yang lebih jauh untuk memahami pengaruh paparan lingkungan selama perkembangan (janin) dan dampak selama hidupnya.” ungkap Mary Regina Boland, salah satu peneliti dalam proyek tersebut.

birth month disease risk - Ilmuwan: Lahir di Bulan Januari Tingkatkan Resiko Diabetes
Data resiko penyakit berdasarkan bulan lahir

Kunci utamanya ada pada tingkat paparan sinar matahari yang rendah menjelang kelahiran. Dalam penelitian tersebut disebutkan bayi yang lahir di New York sepanjang bulan Desember hingga Maret telah meningkatkan potensi diabetes tipe 2. Pada masa tersebut disana memang sedang musim dingin sehingga sinar matahari lebih rendah.

Selain itu ibu yang menghirup gas karbon monoksida, seperti dari kendaraan bermotor berpeluang besar memiliki anak yang rentan alami gangguan depresif mayor.

Meski demikian tim ilmuwan memberi catatan bahwa hasil penelitian ini tidak bisa digeneralisir pada semua lokasi. Pihaknya juga tidak bermaksud menyalahkan orang tua yang melahirkan anaknya di bulan rawan penyakit. Namun dari penelitian ini tim berharap adanya pengembangan suplemen khusus bagi ibu hamil yang akan melahirkan.