Google Drive
Dalam blognya, Google mengumumkan bahwa Maret 2018 akan menjadi hari terakhir bagi aplikasi desktop Google Drive

Minggu ini raksasa IT Google mengumumkan bahwa mereka akan mematikan layanan Google Drive versi desktop pada Maret 2018 mendatang. Pihaknya mengatakan tidak ada lagi dukungan mulai tanggal 11 Desember nanti dan pengguna akan diberi tahu terkait hal ini pada Oktober.

Lantas apakah data pengguna juga akan lenyap seperti yang juga terjadi pada Google Code? Kabar baiknya, Google tidak akan menyingkirkan file yang telah diunggah pengguna. Layanan yang dimatikan hanya Google Drive versi Mac dan PC desktop, sementara aplikasi mobile dan web masih tetap bisa mengaksesnya, hanya akan ada perubahan besar.

Sebagai pengganti Drive, Google menawarkan layanan baru bernama Backup and Sync. Konsepnya masih serumpun dengan Google Drive, namun diklaim dapat menyinkronkan data pengguna dengan penyimpanan berbasis cloud.

Google Drive
Pembaharuan ini adalah cara Google untuk menjawab kebutuhan penyimpanan online

Pada akhirnya Backup and Sync akan menjadi media penyimpanan online yang efektif untuk berbagai perangkat. Nantinya pengguna bisa mengurangi konsumsi penyimpanan smartphone berkat layanan ini.

Selain Backup and Sync, Google juga menawarkan aplikasi desktop bernama Drive File Stream. Keduanya hampir mirip tetapi Drive File Stream dirancang untuk keperluan bisnis yang mana fitur dan kemampuannya jauh di atas versi komersial. Terkait perbandingan keduanya dapat kamu lihat di halaman Bantuan Google.

Sementara Drive File Stream baru akan tersedia pada 26 September mendatang, Backup and Sync sudah tersedia saat ini untuk platform Windows dan Mac.