Boeing GoFly
Kabar gembira untuk kamu yang sedang merancang kendaraan terbang

Kendaraan udara personal diyakini sebagai masa depan transportasi. Perusahaan dirgantara Boeing mengumumkan kompetisi GoFly dimana para insinyur, desainer, bahkan pelajar boleh bergabung untuk menciptakan transportasi udara personal yang inovatif. Tidak tanggung-tanggung, pihak perusahaan menggelontorkan Rp 27 miliar untuk hadiahnya.

Konsep kompetisi GoFly tidak berbeda jauh dengan Hyperloop Pod Competition dan Lunar X-Prize, dimana perusahaan induk mendorong kehadiran inovasi baru pada bidang yang dimaksud. Boeing menginginkan kendaraan bisa terbang dari satu titik ke titik lain dengan peserta lomba di dalamnya.

Peserta bebas menentukan desain, baik itu seperti quadcopter, jetpack, atau seperti sepeda motor. Namun harus bisa melakukan vertical take-off maupun landing serta mampu membawa satu orang penumpang setidaknya dalam jarak 32 kilometer tanpa pengisian bahan bakar atau baterai berulang kali.

Boeing GoFly
Aspek keamanan, performa, dan kenyamanan menjadi perhatian penting

Penilaian akan dilihat dari performa, kemampuan VTOL, tingkat kebisingan, dan kenyamanan penumpang. Selain itu kendaraan harus bisa didemonstrasikan dengan manekin di dalamnya sementara kendali menggunakan remote atau autopilot.

GoFly akan berlangsung dalam tiga fase. Tahap pertama peserta harus memaparkan konsepnya dengan jelas. Peserta yang terpilih akan menerima uang Rp 270 juta dan otomatis ke tahap kedua. Kemudian di tahap kedua, peserta melakukan revisi kendaraan dan yang berhasil melewati seleksi akan menerima Rp 675 juta dan masuk ke tahap ketiga untuk memperebutkan hadiah Rp 13 miliar.

Tahap pertama sudah dibuka sejak akhir September lalu dan ditutup pada 4 April 2018. Nantinya babak Grand Final akan berlangsung pada Oktober 2019 mendatang.

Bagi kamu yang tertarik mengikuti kompetisi ini dapat mengunjungi situs GoFly.