Guiyang City Skyscraper
Pemandangan air terjun yang jatuh di sebuah gedung di China

Salah satu gedung di kompleks Liebian Building di Guiyang, China tampak biasa saja. Desainnya pun tidak sebegitu menarik dibanding pencakar langit lain. Namun saat pompa dinyalakan, air mengalir dari salah satu lantai di gedung tersebut, memberikan pemandangan khas alam di tengah kota.

Dikutip dari Metro, gedung ini punya fitur air terjun buatan setinggi 108 meter yang merupakan tertinggi di dunia. Pemandangan unik ini tidak ada di tempat lain, terlebih air terjun sedemikian masif merupakan dekorasi yang cukup kontroversial.

Pasalnya biaya operasi air terjun mencapai 800 Yuan atau setara Rp 1,7 juta per jam. Air yang jatuh harus dipompa kembali ke atas dengan pompa listrik berkekuatan tinggi. Meski begitu, Kan Kan News melaporkan air yang dipakai adalah air daur ulang dan air hujan. Selain itu, operasi hanya dilakukan pada momen-momen tertentu, seperti festival besar yang dilaksanakan di kota itu.

Dalam video berikut air terjun hanya dinyalakan selama antara 10 sampai 20 menit saja sehingga tidak terlalu membebani biaya operasional gedung.