Dunia semakin canggih, di mata kita sendiri sudah beberapa kali melihat bagaimana teknologi sukses mengambil alih kehidupan manusia dalam berbagai aspek, termasuk pekerjaan.

Beberapa tahun lalu, startup bernama Momentum Machines menciptakan sebuah prototipe robot yang mampu membuat 400 burger dalam satu jam. Ia sepenuhnya bekerja otomatis, seluruh pengerjaannya tanpa campur tangan manusia.

Prosesnya mencakup mengiris daging, memotong sayuran, menambah saus, hingga mengatur seberapa tebal roti yang diinginkan. Singkatnya, ia memasak burger dari nol hingga siap disajikan.

Gara-gara Robot, Karyawan Restoran Kehilangan Pekerjaan
Gambaran bentuk fisik robot pembuat burger

Robot ini rencananya akan ditempatkan di salah satu restoran di San Francisco. Kota ini sendiri memang terkenal akan kecanggihan teknologi otonom di beberapa restorannya.

Berdasarkan Tech Insider, penggunaan robot mampu menghemat pengeluaran hingga $90.000 per tahun dimana itu biasa digunakan untuk gaji karyawan, pelatihan, dan biaya perawatan.

Dengan Momentum Machines, tenaga manusia yang diperlukan menjadi sedikit. Seperti hanya membuat jadwal, membuang sampah, mempersiapkan pasokan bahan makanan, atau merapikan restoran.

Gara-gara Robot, Karyawan Restoran Kehilangan Pekerjaan
Pemesanan bisa dilakukan secara otomatis

Tentu hal ini juga menuai kontroversi sebab penggunaan mesin akan membuat lebih banyak orang kehilangan kesempatan mendapatkan pekerjaan yang berdampak pada tingginya angka pengangguran.

Mantan CEO McDonald memperingatkan bahwa pekerjaan manusia yang diambil alih robot akan berpotensi menaikan upah nasional, sehingga tenaga manusia akan semakin mahal.

Belum ada tanggal resmi kapan restoran akan beroperasi dengan Momentum Machines.

Sumber: Tech Insider