Galaxy S8 Charging
Meski menggunakan Snapdragon 845, namun Quick Charge 4+ dipastikan absen pada Galaxy S9 (credit: CNET)

Bicara soal baterai smartphone, tidak hanya berputar pada daya tahannya tetapi juga kemampuan mengisi lebih cepat atau lebih dikenal dengan teknologi fast charging.

Ukuran baterai tampaknya akan tetap di posisi stagnan dalam beberapa tahun ke depan akibat ukuran smartphone yang sudah berada di titik maksimal. Sebagai gantinya, para vendor lebih memilih untuk mengoptimalkan durasi pengisian.

Minggu lalu Qualcomm mengumumkan prosesor Snapdragon 845 untuk produk smartphone hingga desktop tahun depan. Salah satu fitur menarik prosesor tersebut ada pada kemampuan pengisian lebih cepat yang dinamakan Quick Charge 4+.

Quick Charge 4
Perbandingan varian Quick Charge

Sayangnya Samsung mungkin tidak akan memboyong fitur itu karena tidak Galaxy S9 tersedia dalam dua versi prosesor, yakni Snapdragon 845 dan Exynos 9810. Dilansir dari Phone Arena, saat ini perusahaan sedang mengerjakan teknologi serupa bernama Adaptive Fast Charge yang dapat diimplementasikan pada kedua jenis prosesor.

Di atas kertas, Quick Charge 4+ mampu mengisi baterai 15% lebih cepat, 30% lebih efisien, dan menjaga suhu smartphone 3 derajat celcius lebih dingin. Sementara itu di sisi lain, Samsung tidak membeberkan apakah Adaptive Fast Charge akan mengungguli teknologi bawaan Qualcomm.

Selain itu Exynos 9810 sendiri tidak diketahui dengan jelas spesifikasinya. Namun jika Samsung ingin tetap mendominasi pasar smartphone flagship, setidaknya Galaxy S9 harus dibekali kemampuan yang sama, terlepas dari prosesor yang dipakai.