Omni FaceShot
Kacamata sekaligus kamera? Kenapa tidak?

Kamera yang disematkan di kacamata belakangan mulai menjadi tren yang dilakukan beberapa vendor elektronik. Hal ini juga dipicu oleh kematian Google Glass yang otomatis membebaskan ruang bagi perusahaan lain untuk mengisi peluang tersebut.

Manufaktur kacamata terkenal, Omni merilis FaceShot, kacamata hitam dengan kemampuan merekam video dari sudut pandang pemakainya sendiri. Kamera ini terletak di frame kamera, bisa dilipat ketika akan digunakan.

Omni FaceShot mampu melakukan perekaman beresolusi 1080p/30fps dan 720p/60fps. Ketika ingin dipakai, kamu hanya perlu melipat kamera keluar, otomatis ia akan menyala dan mulai merekam. Ketika sudah selesai, lipat ke dalam maka perekaman akan berhenti lalu video disimpan otomatis ke microSD.

Omni FaceShot
Lensa kacamata dapat memblokir sinar UV yang masuk

Desain kamera lipat menjadikannya tidak begitu mencolok, juga mencegah orang lain curiga bahwa mereka sedang dimata-matai. Kacamata ini sanggup merekam video setidaknya 1.5 jam dalam sekali pengisian daya.

Menurut perusahaan, kamera dapat diarahkan ke atas atau bawah dalam sudut 15 derajat. Di kacamata ini juga sudah memiliki mikrofon untuk merekam suara. Sedangkan dari lensa kacamatanya sendiri diklaim mampu mencegah masuknya sinar UV-A dan UV-B ke mata.

FaceShot ditawarkan seharga Rp 2.6 juta per unit. Selain FaceShot, ada juga Vufine dan Blincam dengan konsep yang kurang lebih sama.

Penasaran bagaimana demo video FaceShot? Lihat disini: