Unistellar eVscope Telescope
Teleskop ini dilengkapi fitur deteksi objek secara otomatis

Menjadi seorang amatir adalah tahap yang pasti dilalui oleh semua astronom di dunia. Kebanyakan dari mereka hanya menggunakan teleskop kecil yang secara umum memiliki kemampuan yang terbatas untuk jenis pengamatan tertentu. SETI Institute bersama startup Unistellar bekerja sama membuat teleskop yang dijuluki eVscope.

Teleskop eVscope memiliki fisik minimalis dan ringan, juga bersifat portabel sehingga sangat relevan untuk dibawa dalam perjalanan. Dibalik dimensinya yang cukup kecil, teleskop ini dikatakan memiliki kemampuan yang sama dengan teleskop besar.

Unistellar eVscope Telescope
SETI Institute menjelaskan tiga fitur kunci eVscope yang membuatnya patut diantisipasi

Fitur Enhanced Vision yang dibenamkan dalam teleskop berfungsi untuk menyerap lebih banyak cahaya agar menghasilkan gambar yang lebih terang dan tajam pewarnaannya. Tetapi untuk mendapatkan kualitas tersebut, teleskop harus melakukan proses sehingga terdapat delay selama hitungan detik.

Selain itu eVscope dipersenjatai fitur Autonomous Field Detection (AFD) yang berkolaborasi dengan GPS. Teleskop dapat secara otomatis mengarahkan pandangannya ke objek tertentu dan mengidentifikasinya. Sistem ini mampu mengenali hingga 10 juta objek di langit termasuk asteroid di sekitar Bumi.

Menariknya eVscope memiliki Campaign Mode dimana pengguna teleskop tersebut dari seluruh dunia dapat melakukan pengamatan pada objek yang sama namun dengan posisi serta waktu pengamatan yang berbeda. Data ini nantinya terkumpul di pusat SETI Institute di Silicon Valley. Di saat yang sama fitur ini membuka peluang bagi para astronom untuk bekerjasama dengan astronom lainnya di berbagai belahan dunia.

Unistellar eVscope Telescope
Petinggi SETI Institute dan Unistellar bersama prototipe eVscope pada Juni lalu

“Unistellar eVscope adalah instrumen menakjubkan yang dapat menghasilkan data penting bagi para astronom, termasuk supernova, asteroid di sekitar Bumi, dan komet,” kata Frank Marchis, ilmuwan senior di SETI Institute sekaligus Kepala Bidang Sains di Unistellar.

Saat ini eVscope masih dalam tahap prototipe dan terus dikembangkan oleh SETI Institute. Sementara itu Unistellar bekerja mencari pendanaan untuk teleskop. Pihaknya berencana memulai crowdfunding pada musim gugur atau antara September hingga November mendatang.

Unistellar eVscope sudah menjalani demonstrasi di Marseille Observatory pada Juni lalu. Berikut videonya: