Elon Musk OpenAI
Elon Musk keluar dari OpenAI, organisasi yang didirikannya (credit: Medium)

Miliarder yang terkenal berkat Tesla dan SpaceX, Elon Musk dilaporkan telah keluar dari jajaran direktur OpenAI, sebuah organisasi non-profit yang melakukan riset tentang kecerdasan buatan yang bermanfaat bagi manusia.

OpenAI awalnya didirikan oleh Elon Musk dan Sam Altman pada Desember 2015. Belum tiga tahun berdiri, nama Musk sudah terlempar keluar. Sebuah postingan blog yang dirilis mengatakan hal ini dilakukan untuk menghindari masalah pandangan tentang arah pengembangan AI atau kecerdasan buatan.

Meski keluar dari deretan petinggi organisasi, Musk tetap akan menjadi donatur dan penasehat organisasi.

“Sebagai tambahan, Elon Musk akan dilepas dari direksi OpenAI namun tetap akan melanjutkan sumbangan dan saran kepada organisasi. Sementara Tesla lebih fokus pada AI, ini akan menyingkirkan potensi konlik dengan Elon di masa depan.” tulis di dalam blog itu.

Tesla dimana Musk menjabat sebagai CEO sedang mengerjakan proyek kecerdasan buatan untuk sistem autopilot miliknya. Perusahaan ini dilaporkan mendapat skor terendah dari sejumlah brand yang mengembangkan mobil self-driving. Untuk mengejar ketertinggalan ini, Musk perlu mengambil langkah strategis khususnya pada kecerdasan buatan.

Elon Musk tidak sepenuhnya angkat kaki dari OpenAI. Orang terkaya nomor 20 ini akan terus memantau sebagai penasehat. Ia sendiri punya ketakutan bahwa suatu saat kecerdasan buatan akan mengambil alih pekerjaan manusia.

Untuk itu OpenAI merupakan media untuk mengontrol eksplorasi kecerdasan buatan di masa mendatang. Popularitas organisasi ini mengemuka setelah sistemnya berhasil mengalahkan gamer profesional di permainan Dota 2. Namun fokus organisasi bukanlah demikian, namun untuk memastikan bahwa kecerdasan buatan harus berdampak baik bagi manusia.