The Boring Company Tunnel
Perusahaan pengebor dengan perusahaan antariksa akan lakukan kerjasama (credit: The Boring Company)

Miliuner Elon Musk saat ini memegang setidaknya tiga nama perusahaan besar yang sedang fokus pada proyeknya masing-masing. SpaceX beroperasi di bidang kendaraan ruang angkasa, Tesla pada kendaraan elektrik, dan The Boring Company yang mengerjakan terowongan bawah tanah untuk hyperloop.

Pria yang masuk jajaran 100 orang terkaya di dunia tersebut berencana menggabungkan layanan Boring Company dengan SpaceX. Lantas seperti apa mekanisme kerjasama antara perusahaan yang bekerja di tanah dengan yang bekerja di ruang angkasa.

Bagi pembaca yang kurang familiar, tahun lalu SpaceX mengumumkan update dari Big Falcon Rocket (BFR) yang merupakan kendaraan manusia menuju Mars suatu saat. Di samping itu, perusahaan membuka peluang moda transportasi sub-orbital menggunakan roket yang diklaim dapat mencapai titik mana pun di seluruh Bumi hanya sekitar 30 menit.

Meski terkesan seperti proyek ‘sekunder’ dari misi utama menuju Mars, COO SpaceX Gwynne Shotwell dalam wawancara dengan TED memastikan bahwa proyek transportasi massal dengan roket akan benar-benar dilaksanakan.

Berikut video gambaran transportasi menggunakan roket BFR:

Walaupun roket dapat melaju hingga 27.000 km/jam, namun perjalanan dari rumah menuju dermaga, lalu tiba di pusat peluncuran dipastikan memakan waktu lebih banyak dari perjalanan dengan roket itu sendiri. Untuk itulah Boring Company dan hyperloop bisa memberi solusi.

Musk mengisyaratkan Boring Company akan membangun jalur bagi hyperloop yang menghubungkan pusat kota dengan lokasi peluncuran. Cara ini diyakini bisa mengurangi waktu perjalanan secara signifikan.

“Boring Company Hyperloop akan membawa kamu dari bawah tanah di pusat kota dan di samudera menuju dermaga angkasa dalam 10 hingga 15 menit.” kata Elon Musk dalam tweet-nya.

Saat ini Boring Company sedang membangun terowongan bawah tanah dimana nantinya pod hyperloop bisa membawa penumpang dan barang ke titik tujuan. Sementara SpaceX masih punya banyak tugas sebelum akhirnya bisa merampungkan BFR setidaknya pada 2022 mendatang.

Berikut video detail hyperloop oleh Boring Company: