Ajang CES yang berlangsung 6 sampai 9 Januari lalu menjadi wadah bagi para pengembang teknologi untuk menunjukan karyanya ke khalayak ramai. Tak terkecuali Ehang yang dikenal sebagai pencipta Ghost Drone dengan inovasi karyanya yang memukau.

Kini mereka kembali membeberkan drone terbarunya, namun versi yang dibuatnya kali ini bukan sebagai objek hobi saja, namun difungsikan sebagai transportasi.

Ehang 184 adalah drone yang dirancang untuk membawa manusia, khususnya untuk jarak dekat. Huazhi Hu selaku CEO dari Ehang merancang drone listrik ini setelah beberapa tahun lalu 2 orang temannya tewas dalam kecelakaan pesawat.

Hu memutuskan untuk membuat moda transportasi jarak pendek-menengah yang bisa dikendalikan oleh satu orang, tanpa perlu lisensi pilot.

Transportasi dengan Prinsip Drone

Ehang 184, Drone yang Bisa Terbangkan Manusia

Ehang 184 tetaplah dalam keluarga drone namun dengan perujukan penggunaan yang berbeda dengan drone pada umumnya. Ia tetap bisa dikendalikan menggunakan panel layar sentuh yang tersedia di dalam kabin.

Ehang 184, Drone yang Bisa Terbangkan Manusia

Penumpang cukup memilih tujuan yang terlihat di peta, setelah itu menekan tombol “Take Off” kemudian Ehang 184 akan terbang menuju lokasi tersebut. Selama perjalanan, si penumpang dapat melihat posisi drone, estimasi waktu perjalanan, putaran fan, hingga pilihan detil lainnya.

Uniknya, ia bisa mengelola tugas untuk berkomunikasi dengan objek terbang lainnya seperti pesawat atau helikopter. Hal ini demi mencegah terjadinya terjadinya tabrakan dalam lalu lintas udara. Tentu saja ia juga telah dilengkapi sensor yang mampu mendeteksi objek yang menghalangi dan segera menghindarinya.

Aman untuk Diterbangkan

Ehang 184, Drone yang Bisa Terbangkan Manusia

Sebelumnya, Ehang 184 sudah menjalani serangkaian penerbangan uji coba dan dipastikan berfungsi penuh. Dengan ketinggian maksimum 500 meter, Ehang 184 tidak akan bersinggungan dengan rute pesawat yang ketinggian terbangnya sekitar 12.000 meter.

Penumpang pun tetap bisa melakukan pendaratan meski belum mencapai tempat tujuan. Dengan bahan yang ringan, drone dengan 8 baling-baling ini mampu mengangkut beban seberat 120 kilogram.

Ehang 184, Drone yang Bisa Terbangkan Manusia

Sistem failsafe yang juga ditanamkan memungkinkan drone untuk berhenti dan hanya terbang melayang-layang di tempat jika diperlukan.

Saat ini Ehang 184 diklaim akan segera dijual secara komersial pada akhir 2016. Pihak Ehang mengatakan bahwa produk drone yang satu ini akan dibandrol seharga $200.000 hingga $300.000.

Untuk kamu yang ingin memiliki Ehang 184, bisa menabung mulai dari sekarang!