Cleo Robotic
Bagaimana benda sebesar ini bisa terbang?

Sebagian orang sudah sangat familiar dengan bentuk drone hobi saat ini. Perangkat elektronik berada di tengah, sementara lengan drone beserta propeler merintangi tubuh utama, baik itu quadcopter, hexacopter, hingga octocopter. Tetapi, drone bernama Cleo memiliki desain yang belum pernah terpikirkan.

Drone berukuran telapak tangan orang dewasa ini mirip seperti kue donat. Alih-alih memiliki lengan, dua buah propeler berada di tengah yang mengontrol pergerakannya.

Seluruh tubuh drone menutupi propeler agar tidak membahayakan saat terbang. Dengan begitu, kamu bisa menangkapnya saat Cleo sedang terbang. Konsep yang sama pernah ditawarkan Fleye pada 2016 lalu, hanya ukurannya lebih besar.

Cleo memiliki kamera HD untuk merekam yang kemungkinan disertai software stabilizer bawaan. Tentu tidak mungkin menggunakan gimbal pada drone sekecil ini. Drone yang sempat muncul di CES 2017 ini memiliki daya untuk terbang selama 12-15 menit sekali pengisian.

Cleo Drone
Spesifikasi drone masih dirahasiakan perusahaan

Menurut salah satu perancangnya, Orman Eleryan kepada IEEE Spectrum mengatakan ide dibalik Cleo adalah untuk membuat drone yang praktis dan aman, serta mudah digunakan sehari-hari.

“Ide dibalik Celo adalah untuk membuat sesuatu yang sangat mudah digunakan, sangat praktis, dan sangat aman. Misi kami adalah untuk menciptakan drone aman dan praktis yang dapat berintegrasi dengan baik untuk pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.” kata Eleryan.

Konsep Cleo, di permukaan terlihat inovatif dan menarik. Tetapi banyak pula produk drone seperti Zano dan Lily yang menjanjikan perubahan, tetapi gagal dieksekusi.

Sayangnya, Cleo Robotics memastikan target awal pasarnya adalah kebutuhan keamanan indoor pada 12 bulan ke depan. Untuk konsumen mainstream mungkin perlu bersabar sebelum drone ini dilepas.