LeveTop
Drone lipat dengan bobot ringan dan fitur lengkap

Drone quadcopter punya kekurangan dari segi desain yang mengharuskan empat lengannya terbentang luas sehingga memaksa pilot drone membawa tas yang lebih besar. Sebagai alternatif, beberapa tahun terakhir kita mulai banyak menyaksikan manufaktur yang merilis drone dengan fitur lipat.

Sebuah startup menawarkan drone lipat bernama LeveTop dengan harga terjangkau namun fitur yang mumpuni.

Saat tidak digunakan, keempat lengan LeveTop dapat dilipat sehingga bisa dibawa seperti termos kecil. Drone dikontrol menggunakan smartphone dengan jangkauan sinyal sekitar 100 meter. Meski cukup minimal, drone ini sudah dibekali GPS yang memungkinkan mendarat otomatis ke tempat semula hanya dengan menekan satu tombol.

LeveTop Drone
LeveTop saat dilipat hanya seukuran termos

LeveTop tidak memiliki gimbal, sebagai gantinya, kemampuan stabilisasi disematkan di dalam kamera CMOS beresolusi 1080p. Pihak perancang mengatakan kualitas kamera yang dipakai setara dengan kamera fotografi sehingga menghasilkan foto dan video lebih tajam.

Drone sudah dibekali kemampuan follow-me untuk mengikuti objek tertentu secara mandiri, entah itu berlari, bersepeda, ski, dan semacamnya.

Dari sisi spesifikasi, baterai 1.500 mAh sanggup memberikan daya untuk 20 menit penerbangan. Kecepatan maksimal yang ditawarkan adalah 54 km/jam. Bobot drone secara keseluruhan hanya 350 gram, lebih ringan dari DJI Mavic Air.

Aplikasi kontrol LeveTop tersedia untuk Android dan iOS. Saat ini drone tersebut dijual seharga $129 atau Rp 1,7 juta di halaman Kickstarter. Penawaran ini terbatas pada masa kampanye dana, sedangkan ketika rilis Juni mendatang harganya akan mencapai Rp 4 juta.