Untuk apa smartphone canggih tanpa internet?

Ponsel tanpa kehadiran internet pernah eksis kira-kira dua dekade lalu dan kini sudah ditinggalkan. Namun raksasa elektronik Samsung justru menghidupkannya kembali lewat varian Galaxy J2 Pro. Smartphone ini sama sekali tidak bisa kamu pakai untuk Facebook, Instagram, atau sekedar browsing.

MenurutĀ press release Samsung, J2 Pro ditujukan kepada siswa di Korea Selatan yang akan menghadapi ujian Suneung. Ujian ini sangat serius karena mempengaruhi masa depan siswa. Dengan tidak adanya internet, mereka bisa fokus untuk ujiannya.

Galaxy J2 Pro tampak seperti smartphone pada umumnya. Kamu bisa mengirim pesan dan telepon, serta fitur kamera 8 MP di belakang dan 5 MP di depan. Samsung juga menyediakan aplikasi kamus bawaan DioDic4 English sebagai pelengkap.

Sejatinya, smarphone ini memiliki fitur internet dan WiFi, namun khusus untuk wilayah Korea Selatan, fungsinya dimatikan. Pengguna hanya bisa sebatas mengirim pesan teks singkat atau menelepon seseorang melalui ponsel itu.

Walau terkesan sepertiĀ feature phone, Samsung tetap membenamkan hardware terbaik seperti layar AMOLED 5 inci, RAM 1,5 GB, prosesor 1,4 GHz quad-core, dan baterai besar 2,600 mAh. Perangkat juga dibekali slot MicroSD, namun tanpa kehadiran internet sepertinya tidak banyak konsumsi penyimpanan yang diperlukan.

Samsung Galaxy J2 Pro dibanderol seharga 200.000 won atau sekitar Rp 2,5 juta. Tentunya varian tanpa koneksi internet ini hanya ada di Korea Selatan. Smartphone tersebut tetap dipasarkan di negara lain dengan fitur utuh.

Menariknya, Samsung menawarkan smartphone ini untuk siswa yang akan mengikuti ujian pada 2019 dan 2020. Apabila sudah selesai, mereka boleh menukarnya dengan Galaxy S, Note, atau A-series dan uang mereka dikembalikan sepenuhnya.