Starling Crossing Road
Tampilan zebra cross muncul saat ada pejalan kaki yang berniat menyeberang

Pengembang kawasan perkotaan Umbrellium mengumumkan teknologi layar LED yang dibenamkan di jalanan. Dijuluki Starling Crossing, layar tersebut dapat merespon ketika ada pengguna jalan yang melintasinya secara dinamis sesuai kondisi.

Apabila ada seorang yang ingin menyeberang jalan, muncul tampilan visual zebra cross serta tanda bagi pengemudi kendaraan untuk melambat dan berhenti. Hebatnya, ukuran zebra cross dapat diperbesar dan diperkecil otomatis tergantung kepadatan yang melintas.

Starling Crossing
Lebar zebra cross dapat berubah apabila cukup padat pejalan kaki

Sistem Starling Crossing mampu mendeteksi pengguna jalan dengan sejumlah kamera berbekal neural network. Jika seorang anak mendadak berjalan dan berada pada wilayah blind spot, sistem segera memberikan sinyal visual kepada pengemudi untuk bermanuver ke jalur yang aman.

Umbrellium menjelaskan teknologi buatannya dapat beradaptasi pada jadwal lalu lintas sehingga bisa membentuk marka jalan dengan sendirinya. Layar LED juga dibuat khusus agar dapat dilihat jelas dari berbagai sisi, baik saat siang maupun malam.

Starling Crossing LED Road
LED tidak silau sehingga tetap nampak jelas saat matahari terik

Meski di permukaan tampak licin dan mengkilap, namun lapisannya dirancang untuk mencegah pejalan kaki terpeleset atau roda mobil tergelincir saat berada di atasnya.

Starling Crossing sebelumnya sudah terpasang di London beberapa waktu lalu. Kini Umbrellium masih terus menyempurnakan teknologinya agar dapat diaplikasikan secara luas di kota-kota lain.

Konsep serupa juga direncanakan akan di bangun di Amerika Serikat bernama Solar Roadways. Selain sebagai marka jalan, di dalamnya ada panel surya yang menyerap energi matahari sehingga konsumsi listrik bisa mandiri.

Berikut video Starling Crossing yang diujikan pada skala studio: