E-Skin Game
Ketika bermain game pun akan membuatmu mengeluarkan keringat

Bermain video game hanya sebatas menggerakan jari di atas controller untuk mengendalikan karakter yang dimainkan. Tentu, kegiatan ini tidak memaksa kamu mengeluarkan energi besar karena minimnya bagian tubuh yang bergerak.

Startup asal Jepang, Xenoma merancang pakaian khusus berbekal sensor yang dapat melacak gerakan anggota tubuh lalu mengkonversinya ke dalam game. Pakaian bernama E-Skin tersebut telah dipamerkan di CES 2018 beberapa waktu lalu serta telah berhasil melakukan crowdfunding di Kickstarter tahun sebelumnya.

E-Skin sendiri berbentuk seperti kemeja lengan panjang dengan resleting sebagai pengaitnya. Namun tidak seperti kemeja kebanyakan yang longgar, E-Skin terlihat agak rapat supaya dapat membaca gerakan tangan secara presisi.

E-Skin
E-Skin menyediakan model untuk pria dan wanita

Garis-garis putih yang terlihat sebenarnya adalah sensor. Sementara di bagian tengah ada adalah perangkat elektronik yang mengatur semua data digital.

Dilihat secara sekilas, pakaian rancangan Xenoma ini mirip dengan kostum yang digunakan Peter Parker dalam trilogi Spiderman 3.

Selain untuk bermain video game, E-Skin ke depannya dapat dipakai oleh atlet untuk memantau perkembangan fisik, seperti analisa pernapasan, jumlah kalori terbakar, dan fitur health tracker lainnya melalui smartphone.

Menurut perusahaan, pakaian terbuat dari bahan yang kuat serta bisa dicuci. Selain itu pihaknya mengizinkan developer untuk menggabungkan E-Skin dengan headset VR dan AR, seperti Google Daydream dan Microsoft Hololens.

Meski belum ada tanggal rilis pasti, E-Skin akan tersedia di pasaran pada tahun ini, dengan estimasi harga sekitar Rp 5 jutaan.