Snipe Drone

Perusahaan drone militer asal Amerika Serikat, AeroVironment mengumumkan drone quadcopter berukuran nano yang dapat ditugaskan untuk melakukan inspeksi demi melacak posisi musuh terutama di wilayah yang tidak aman untuk dilewati para tentara.

Snipe Nano Quadrotor hanya berbobot 140 gram sehingga bisa dibawa dengan case kecil. Drone itu dikontrol dengan transmiter layar sentuh. Meski cukup kecil, namun teknologi yang dibawanya sudah sangat mendukung keperluan militer, khususnya misi jarak dekat.

Snipe Drone
Dengan mengetahui lokasi musuh, akan lebih mudah melakukan penyergapan

Ketika mengudara, Snipe dapat merekam video dan mengirimkan tampilan langsung ke operator drone. Selain itu ada pula kamera night vision dan sensor panas untuk membantu menemukan posisi target dalam kondisi tertentu.

Durasi penerbangan hingga 15 menit, kecepatan maksimum 35 kilometer per jam, dan jarak jangkauan hingga 1 kilometer. Desain aerodinamis memungkinkan drone tetap bertahan di tengah hembusan angin berkecepatan 32 kilometer per jam. Apalagi Snipe diklaim cukup senyap sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.

Snipe Drone
Ukuran kecil, rotor yang senyap membuat Snipe tak mudah disadari target

Meski ditujukan bagi lembaga militer dan pertahanan, namun pihak AeroVironment mengizinkan publik untuk memilikinya. Pihaknya juga mengklaim drone ini sangat mudah digunakan.

Video demonstrasi Snipe: