BlackBerry

Sepertinya dasawarsa ini akan menjadi momen paling menyulitkan bagi perusahaan asal Kanada yang dulunya sukses dengan produk pre-smartphone, siapa lagi kalau bukan BlackBerry.

Menurut laporan lembaga analisis Gartner, sepanjang tahun 2016 terjual lebih dari 431 juta smartphone dengan Android berada di posisi atas dengan raihan 81.7% disusul iOS 17.9%.

Sementara itu BlackBerry tertinggal di posisi yang cukup mengkhawatirkan dengan penjualan 0.0%. Sedikit menghibur, tepatnya berada di angka 0.0482%.

BlackBerry Torch
Harga Android yang relatif lebih murah juga menjadi salah satu daya tarik untuk meninggalkan BlackBerry

Itu artinya hanya ada 207.900 perangkat sukses terjual dengan sistem operasi BlackBerry sepanjang tahun 2016.

BlackBerry juga mengusung Priv dan DTEK60 namun tidak dimasukkan dalam hitungan sebab keduanya menggunakan Android.

Sebagai perbandingan, Android terjual sebanyak 352.7 juta, iOS dengan 77 juta, dan Windows Phone 1.1 juta. Pada tahap ini, BlackBerry menjadi terasa tidak populer seperti dulu.

BlackBerry Priv
Juga merilis smartphone Android kelas high-end tetap tidak mampu mengangkat namanya

Di tahun 2015 BlackBerry masih mendapat market share sebesar 0.2%. Seiring waktu, dominasi Google dan Apple memaksa OS legendaris tersebut tenggelam dengan cepat.

Bahkan jika digabung dengan penjualan smartphone Android, BlackBerry hanya terjual 400.000 unit di pertengahan tahun 2016. Meski demikian pihak perusahaan bersikeras sistem operasi yang mereka kelola tidaklah mati.

Dengan hasil analisis tersebut, pantaskah mengatakan selamat tinggal pada BlackBerry?

Berikan pendapatmu!