Facebook Suicidal Prevention
Pesan ini akan muncul jika kamu punya tanda-tanda bunuh diri

Media sosial hampir pasti setiap hari diakses oleh penggunanya, untuk membagikan segala hal yang ia alami. Perasaan senang, sedih, kecewa, atau depresi sering diungkapkan melalui platform ini. Facebook mengumumkan pihaknya sedang mencoba fitur pencegahan bunuh diri.

Fitur ini menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi kiriman pengguna yang identik dengan tanda-tanda orang yang ingin mengakhiri hidupnya. Meski kiriman tidak gamblang menyebutkan atau samar-samar, tetapi Facebook bisa mengetahui maksud si pengirim.

Misalnya postingan berupa pengalaman sedih dan meminta pertolongan dapat diidentifikasi sedini mungkin untuk menyelamatkan nyawa.

Jika Facebook mengirimi kamu pesan “Apakah Anda baik-baik saja?” bisa jadi ada posting yang menjadi tanda-tanda bunuh diri. Seusai AI menandai akun tersebut, tim khusus Facebook bekerjasama dengan organisasi pencegahan bunuh diri akan menghubungi pengguna dan memandunya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Facebook juga menyebut akan memberi dukungan moral demi mengurangi tekanan. Perusahaan telah mengembangkan fitur ini selama lebih dari 10 tahun, termasuk identifikasi dari bahasa berbeda.

AI pencegah bunuh diri telah aktif di Amerika Serikat dan rencananya akan tersedia di seluruh dunia, kecuali Eropa. Sebelumnya sempat viral video live bunuh diri seorang sopir taksi online yang diunggah ke Facebook. Dengan adanya fitur ini diharapkan hal semacam itu tidak terjadi lagi.