Sebuah pesawat tanpa awak (drone) memang dirancang memberi kemudahan kontrol bagi pilotnya. Seiring waktu, drone mengadaptasi smartphone untuk bisa dijadikan alat pengendalinya, dan terbukti sukses di pasaran.
Namun para pengembang drone sendiri memiliki prinsip yang berbeda-beda untuk setiap produksinya. Terkadang ada yang fokus untuk aerial, atraktif, auto-follow, fotografi, dan mata-mata. Rata-rata mereka fokus pada satu fungsi tertentu saja. Ini berarti drone tersebut memiliki keterbatasan fungsi.
Namun Robolink berinisiatif membuat drone yang dapat diprogram secara independen oleh pilotnya. Akhirnya terciptalah CoDrone, drone pertama yang bisa melakukan aktivitas sesuai keinginan pemakainya.

Bentuk Mainstream, Fitur Anti-Mainstream

CoDrone, Drone Pertama yang Bisa Diprogram oleh Pilotnya

 

Tidak berbeda jauh dengan drone standar, CoDrone tetap memiliki karakteristik yang sangat lazim ditemukan. Ia memiliki 4 buah lengan beserta baling-baling dan komponen utama yang berada di tengah.
CoDrone disertai dengan desain unik nan misterius, implementasi sepasang mata menambah kesan garangnya. Terlebih lagi hadirnya lampu-lampu memungkinkan drone ini dapat terlihat di malam hari.
Ukuran CoDrone relatif kecil, kira-kira sejengkal tangan orang dewasa. Pihak produsen juga menanamkan sensor inframerah serta kamera yang dapat digerakan secara vertikal.
CoDrone, Drone Pertama yang Bisa Diprogram oleh Pilotnya
Menariknya, satu paket CoDrone dilengkapi komponen yang tidak biasanya. CoDrone hadir dengan berbagai perlengkapan yang mendukung aktivitas programing. Bahkan tidak ada body kontrolernya.

Diprogram dengan Mudah

CoDrone, Drone Pertama yang Bisa Diprogram oleh Pilotnya
Robolink sudah lama berkutat di dunia robotik yang tak jauh dari jasa programer. Untuk itulah dalam rangka menciptakan CoDrone, mereka juga tak lupa membangun wadah untuk komunitas saling berbagi kreativitas saat memprogram CoDrone.
Tidak perlu khawatir untuk para pilot drone yang tidak memahami bahasa pemograman karena komunitas akan selalu membantu menghadirkan mekanisme baru yang bisa ditanamkan dalam CoDrone.

 

CoDrone, Drone Pertama yang Bisa Diprogram oleh Pilotnya

 

Dengan beberapa baris kode, CoDrone dapat terbang dengan metode yang diinginkan. Misalnya secara menukik, mengikuti alur, mengikuti pilotnya, balapan, perang laser, mendarat otomatis dan berbagai aplikasi lainnya.

Robolink secara tegas menyatakan bahwa CoDrone tetap bisa dikendalikan melalui smartphone. Meskipun mampu berfungsi sebagai drone standar, nampaknya akan sangat rugi jika pemakai tidak memberikan program apapun dalam drone.
Apabila kamu jago programing dan tertarik dengan dunia drone, maka siapkan kreativitasmu untuk menciptakan sistem baru dalam drone.
Versi retail CoDrone dijual $179, namun jika kamu mau membayar lebih maka kamu berhak mendapatkan item Rover yang dapat mentransformasikan drone dalam bentuk baru.