Tesla Supercharger
Seorang Miners sekaligus pemilik Tesla Model S menggunakan mobilnya untuk menambang mata uang digital (credit: Maxpixel)

Demam cryptocurrency atau mata uang digital semakin mewabah dalam beberapa bulan terakhir. Harganya yang kian melambung membuat orang berbondong-bondong berinvestasi dengan mata uang tersebut dengan harapan nilainya melonjak signifikan di masa mendatang.

Cara lainnya ialah menjadi Miners, sebuah istilah menambang cryptocurrency menggunakan superkomputer. Mekanisme ini layaknya “pembukuan” transaksi dengan memecahkan algoritma kompleks.

Selain membutuhkan hardware yang kuat dan mahal, proses menambang ini juga menguras tagihan listrik cukup ekstrim. Menariknya salah satu Miners di sebuah forum memposting foto dimana ia menggunakan mobil elektrik Tesla Model S sebagai alat tambangnya.

Tesla Mining
Bagasi belakang untuk menambang (credit: Michael Pearson)

Di bagasi belakang terpampang beberapa jeroan komputer yang akan digunakan untuk menambang. Sang pemilik kendaraan cukup datang ke stasiun pengisian Supercharger, lalu memanfaatkan energinya secara cuma-cuma.

Tesla memang memiliki kebijakan pengisian listrik gratis seumur hidup, khusus untuk Model S dan Model X. Namun seperti yang dilaporkan Electrek, komputer tersebut tidak digunakan untuk menambang Bitcoin, melainkan mata uang digital lain.

Di samping itu baterai yang diisi ulang terus menerus akan mengurangi kapasitasnya. Eksperimen ini terdengar menguntungkan, tetapi tetap ada resiko di baliknya.