Taksi Terbang Uber
Mimpi Uber mewujudkan transportasi udara personal

Melihat kendaraan terbang berlalu-lalang di perkotaan sudah menjadi bayangan sebagian orang ketika disuruh menggambarkan situasi transportasi di masa depan. Sejumlah mencoba peruntungan pada bidang ini, sebut saja Ehang, Volocopter, Lilium, dan AirSpaceX. Tidak terkecuali, raksasa taksi online Uber.

Lewat sebuah paten yang dirilis 2016 lalu, perusahaan ini menjelaskan konsep taksi terbang berjuluk Uber Elevate. Kendaraan yang digunakan mampu take off dan mendarat secara vertikal, sedangkan terbang horizontal untuk mencapai kecepatan maksimum dan efisiensi bahan bakar.

Uber Elevate akan bekerjasama dengan pengelola gedung tinggi yang menyediakan landasan di atapnya. Pengguna dapat memesan armada lewat aplikasi ponsel, layaknya taksi online masa kini.

CEO UBER
CEO Uber, Dara Khosrowshahi (credit: Reuters)

CEO Uber, Dara Khosrowshahi mengatakan kepada Reuters bahwa konsep ini akan siap digunakan publik dalam 5 sampai 10 tahun ke depan. Rencana ini cukup realistis, terlebih teknologi penerbangan yang semakin baik seiring perkembangan.

Menariknya, ketika banyak perusahaan condong pada teknologi autopilot, Uber tampaknya lebih menyukai kemudi manual, alias menggunakan pilot manusia.

Uber juga menggandeng insinyur dari NASA untuk mendesain tata lalu lintas udara. Khosrowshahi tidak ragu menyebut bahwa ke depannya, moda transportasi ini akan semakin murah. Targetnya, minimal untuk angkutan komuter di wilayah perkotaan.

Proyek Uber Elevate rencananya akan memulai bisnisnya pada 2020 di Dallas and Los Angeles, Amerika Serikat.