Rasa ingin tahu manusia terhadap dunia luar angkasa belum berhenti. Bahkan seiring waktu menunjukan tanda-tanda bahwa ini akan terus berkembang hingga menjawab pertanyaan-pertanyaan di benak manusia.

China, salah satu kekuatan besar di Asia bahkan dunia menjadi sorotan sebab proyek teleskop radio raksasa yang dikerjakannya akan segera beroperasi dalam waktu dekat.

Proyek ini telah direncanakan sejak 1994, kemudian baru pada 2007 National Development and Reform Commision menyetujui pembangunan teleskop yang diberi nama FAST ini.

Pembangunan dimulai pada 2011 dan telah selesai pada Juli 2016. Pemerintah China memilih lokasi pegunungan sepi di Dawodang, Provinsi Guizhou. Alasannya adalah lokasi yang jauh dari gangguan seperti gelombang radio lokal.

Mencari tanda-tanda kehidupan di alam semesta

Cari Alien, China Bangun Teleskop Selebar 500 Meter
credit: blastr.com

Berkat diameternya yang super raksasa, yakni 500 meter, FAST dapat membantu para astronom untuk menemukan sinyal redup terkait adanya kehidupan di luar sana.

Peng Bo selaku direktur National Astronomical Observation mengatakan FAST punya potensi menemukan sebuah peradaban alien 5 sampai 10 kali lebih baik dibanding peralatan yang dipakai saat ini, melihat planet yang jauh dan gelap sekalipun.

Sementara itu, FAST juga dibekali sistem yang bisa mencari sinyal radio dari peradaban cerdas. Teleskop ini bisa digunakan untuk mempelajari pulsar, quasar, dan kosmik.

Kalahkan teleskop Arecibo Observatory di Puerto Rico

Cari Alien, China Bangun Teleskop Selebar 500 Meter

Teleskop radio raksasa sebelumnya yakni Arecibo Observatory yang berada di Arecibo, Puerto Rico resmi dikalahkan oleh FAST.

Teleskop ini berdiameter 305 meter, sementara FAST mencapai 500 meter serta didukung oleh teknologi yang lebih canggih. Perlu diketahui, Arecibo Observatory selesai dibangun pada 1963, jelas umurnya sudah sangat tua.

Cari Alien, China Bangun Teleskop Selebar 500 Meter
Perbandingan FAST dengan Arecibo Observatory (credit: wikipedia.org)

Lantas dengan demikian, FAST mendapat antusiasme tinggi dari kalangan astronom hingga masyarakat awam yang penasaran tentang kehebatan teleskop buatan negeri tirai bambu ini.

Rencananya FAST akan mulai beroperasi pada September tahun ini. Apakah rencananya untuk mencari kehidupan asing berhasil? Kita tunggu saja.