Gladius Drone

Tidak sulit bagi kamu untuk menemukan varian drone yang beroperasi di udara, tetapi hanya segelintir saja yang memproduksi drone bawah air. Salah satunya adalah Gladius yang saat ini sedang menggalang dana di Indiegogo.

Gladius Drone
Rata-rata drone bawah air hanya dapat menyentuh kedalaman 40 meter. Jika berlebih maka akan hancur akibat tekanan

Tim dibalik pembuatan Gladius mengklaim material drone ini dapat bertahan di tekanan tinggi hingga 100 meter dari permukaan laut sementara produk sejenis lainnya hanya bisa mencapai 30 hingga 40 meter saja.

Gladius Drone
Sensor kamera dirancang khusus untuk mengabadikan gambar pada kondisi redup

Gladius ditujukan untuk dokumentasi kondisi bawah laut seperti kapal karam, kehidupan ikan, terumbu karang, atau penelitian. Dilengkapi kamera 16 megapixel, perekaman video dapat mencapai resolusi 1080p atau 4K tergantung varian.

Gladius Drone
Sistem pendorong memungkinkan drone melaju 2 meter per detik

Demi mengakomodasi penerangan di bawah laut unit drone dipersenjatai dua buah lampu LED 1200 lumens serta algoritma low-light di sensor kamera supaya hasil gambar tetap jelas meski dalam kondisi minim cahaya.

Gladius Drone
Kontroler mengusung model mirip konsol game supaya nyaman digunakan

Transmisi video real-time dapat dilakukan via WiFi dengan aplikasi Gladius yang tersedia untuk Android dan iOS. Pihaknya menjanjikan transmisi video dapat dilakukan di resolusi HD 720p.

Gladius Drone
Dikaitkan dengan tali pengaman khusus agar tidak terseret arus bawah laut

Drone seberat 3 kilogram ini mengklaim durasi baterai dapat mencapai 3 jam pemakaian sebelum akhirnya harus diisi kembali. Sedangkan pengisian hanya memakan waktu 1.5 jam saja.

Gladius versi Standard dihargai Rp 8 juta dan Rp 10 jutaan untuk versi Advanced. Meski terdengar bakalan menyiksa dompet, tetapi faktanya kebanyakan drone bawah air dibanderol di atas Rp 20 juta dengan spesifikasi yang tidak sebaik Gladius secara keseluruhan.

Gladius Drone
Jika kamu merasa sangat perlu dokumentasi perairan, pilihan drone boleh dikatakan tepat

Johnson Zhang yang merupakan mantan pegawai HUAWEI yang kini menjadi CEO Gladius memastikan produknya segera dilepas ke publik pada Juni 2017.

Berikut video demonstrasi Gladius (sebagian asli sebagian animasi):