Replay of Mission 9 Webcast 35-26 screenshot
Roket New Shepard sesaat setelah mesin BE3 dinyalakan

Roket New Shepard milik Blue Origin lakukan pengujian untuk ke-9 kalinya di atas langit Texas pada 18 Juli siang waktu setempat. Roket tak berawak itu membawa kapsul penumpang berisi manekin sebagai simulasi. Pada misi kali ini, roket berhasil menggapai pencapaian baru.

Menurut informasi dari video siaran peluncuran, roket berhasil mencapai ketinggian 120 km dan ketinggian maksimum 3.600 km/jam. Mesin BE3 menyemburkan energi yang cukup untuk mengangkat beban hingga 32 ton. Dorongan ini menghasilkan akselerasi hingga 10 G,

Tujuan pada misi kali ini ialah menguji sistem emergency abort ketika berada di angkasa, durabilitas desain, dan sistem pendaratan. New Shepard diketahui memiliki fitur yang sama dengan Falcon 9 yakni kemampuan mendarat vertikal usai mengirim muatan.

Hingga kini tidak disebutkan adanya masalah pada peluncuran roket hingga selesainya. Kapsul penumpang kembali ke Bumi dengan parasut.

Meski tanpa awak, di dalam kapsul penumpang terdapat sejumlah eksperimen milik NASA seperti penelitian butir gas, lingkungan interior, pemantauan medan elektromagnetik, dan pengembunan di gravitasi nol. Selain itu Blue Origin juga menambahkan peredam antara kapsul dengan booster untuk mengurangi efek getaran ekstrim.

Blue Origin dikabarkan siap menjual tiket ke luar angkasa pada 2019 mendatang. Meski harganya belum diumumkan secara resmi, namun sejumlah rumor menyebut biaya per tiket akan ditawar sekitar Rp 3 miliar.

Dengan dana tersebut kamu akan merasakan sensasi gravitasi selama beberapa menit sekaligus dinobatkan sebagai astronot mengingat ketinggian kapsul melewati 100 km dimana masuk dalam kategori ruang angkasa.

Berikut siaran ulang peluncuran New Shepard Mission 9: