Airlander Tourism
Hybrid Air Vehicle berencana menjadikan Airlander 10 sebagai wahana pariwisata

Kapal udara lebih dikenal sebagai kendaraan angkut, survey, dan pengawasan. Namun pengembang asal Inggris, Hybrid Airlander Vehicle (HA) ingin lebih ekspansif. Wahana Airlander 10 yang merupakan kapal udara terbesar di dunia membuka peluang besar untuk diaplikasikan dalam industri pariwisata.

Airlander 10 awalnya berhasil diterbangkan di Amerika Serikat pada 2012 tetapi proyeknya dibatalkan selama beberapa tahun hingga akhirnya dipindahkan ke Inggris untuk dikembangkan lebih lanjut.

Dengan panjang 92 meter dan lebar 43 meter, Airlander 10 mampu menahan terpaan angin 160 km/jam ketika sedang tertambat. Mesin turbodiesel berdaya 325 tenaga kuda memungkinkan wahana terangkat layaknya pesawat bersayap. Menurut HAV, wahana ini bisa membawa beban 10.000 kilogram dan beroperasi selama 5 hari tanpa henti.

Airlander Tourism
HAV menawarkan sensasi melihat pemandangan indah dari udara, dengan tenang dan mewah

Henry Cookson Adventures (HCA) akan menjadi perusahaan pertama yang menjajal pariwisata dengan Airlander 10. Pihaknya berencana melakukan perjalanan ekspedisi mengunjungi tempat-tempat eksotis di seluruh dunia.

Selain itu interior kabin bakal dipoles dengan kesan mewah oleh perusahaan desainer Design Q. Proses perancangan ini memakan dana hampir Rp 1 miliar yang berasal dari bantuan pemerintah Inggris. Meski akan menjadi wahana pariwisata mewah, HAV masih belum mengumumkan berapa harga tiket untuk menikmati perjalanan ini.