Shadow Blade
Perusahaan gaming berlomba-lomba menawarkan komputer high-end untuk disewakan

Mungkin kamu pernah mendengar istilah cloud gaming dalam beberapa tahun terakhir. Sederhananya, layanan ini memberikan kamu akses komputer high-end untuk memainkan game, yang mana tampilan layar dan kontrolnya disiarkan ke komputer pribadi melalui internet. Kelebihan dari sistem ini, pengguna tidak perlu memiliki hardware papan atas, namun membutuhkan koneksi internet yang cepat dan stabil.

Blade, startup asal Perancis baru saja membuka layanan cloud gaming di Amerika Serikat. Perusahaan tersebut sebelumnya telah beroperasi di negeri asalnya sejak 2016 lalu.

Layanan cloud gaming bernama Shadow yang diusung Blade dibanderol seharga $35 atau Rp 480 ribu per bulan untuk mendapatkan akses komputer gaming seharga $2.000 yang setara Rp 27 juta.

Shadow Blade Phone
Blade juga mengembangkan segmen ponsel dan Mac

Berbekal prosesor i7, RAM 12 GB DDR4, Nvidia Quadro P5000, dan penyimpanan 256 GB, komputer server mampu menjalankan resolusi 4K dengan refresh rate 60Hz. Pihak Blade sendiri memastikan spesifikasi komputer akan terus ditingkatkan guna menyesuaikan dengan permintaan game.

Performa internet juga menjadi syarat wajib dalam layanan ini. Blade mengatakan setidaknya membutuhkan koneksi 15 Mbps agar dapat dimainkan dengan lancar. Stabilitas yang baik hanya bisa dicapai melalui kabel Ethernet, sementara jaringan nirkabel seperti WiFi tampaknya belum siap untuk ini.

Kabar baiknya, teknologi 5G sedang dalam inisialisasi menuju peluncuran. Koneksi cepat yang ditawarkan 5G diperkirakan akan beroperasi dalam beberapa tahun ke depan. Dengan begitu, kamu bisa menikmati layanan cloud gaming di mana saja.

Shadow Box
Komputer mini yang juga berfungsi sebagai video decoder agar pengalaman gaming lebih maksimal

Selain internet, Blade juga mengharuskan penggunanya memasang Shadow Box, semacam video decoder yang berfungsi mentransfer tampilan video game dari server ke pengguna. Alat tersebut dapat disewa seharga $10 per bulan atau $140 jika ingin membelinya.

Sejauh ini, Blade tidak sendirian dalam persaingan cloud gaming. Sony dengan PlayStation Now dibanderol $20 untuk mengakses 500 judul game PS3 dan PS4. Selain itu ada pula GeForce Now besutan Nvidia yang masih dalam tahap Beta saat ini, namun judul game yang ditawarkan sangat terbatas.

Pesaing Blade terdekat saat ini ialah LiquidSky yang memasang tarif $20 per bulan, sayangnya hanya mengizinkan akses server selama 80 jam. Sementara Blade membebaskan penggunanya menggunakan komputer server kapanpun selama sebulan.

Layanan cloud gaming untuk saat ini memang kurang relevan dan hanya menarget pada sedikit masyarakat. Tetapi, baik Blade, Sony, Nvidia, dan LiquidSky tengah menaruh inovasi baru tentang bagaimana pengguna menikmati hiburan, khususnya video game.