Falcon Heavy Cape Canaveral
Falcon Heavy di lokasi peluncuran yang sama dengan Apollo 11

Peluncuran perdana Falcon Heavy hanya tinggal menghitung hari. Usai beberapa kali mengalami penundaan, tetapi jadwal peluncuran hampir bisa dipastikan berlangsung pada bulan Januari mendatang. Terbukti dari sejumlah foto yang menampilkan tubuh roket sudah berdiri di lokasi peluncuran.

Laporan dari Space Flight Now menyebut roket setinggi 70 meter itu telah dinaikkan di launch pad 39A di Cape Canaveral, Florida. Tim roket SpaceX akan melakukan beberapa pengecekan dan test sebelum roket diluncurkan.

Falcon Heavy terdiri dari tiga booster Falcon 9 dimana dua di antaranya merupakan hasil daur ulang peluncuran sebelumnya. Menurut sumber tersebut, kekuatan roket akan mengalahkan semua roket yang pernah ada, termasuk Ariane 5 milik Arianespace dan Saturn V pada misi Apollo.

Falcon Heavy Erected
Falcon Heavy saat sedang dinaikkan

Selain daya dorong yang menakjubkan, hal menarik lainnya dari Falcon Heavy ialah muatan yang ia bawa. SpaceX telah mengonfirmasi bahwa mobil elektrik Tesla Roadster generasi pertama milik Elon Musk akan diorbitkan pada planet Mars.

Sepanjang perjalanan menuju Planet Merah, mobil akan memutar lagu Space Oddity yang dinyanyikan oleh David Bowie.

Peluncuran ini merupakan uji coba untuk beberapa misi penting lainnya, termasuk mengirim dua turis angkasa ke Bulan pada akhir 2018 nanti. Musk sengaja mengorbankan Tesla Roadster miliknya dibanding melayani pengiriman satelit. Namun muatan aneh ini bukan pertama kali dilakukan. Pada misi Falcon 1 tahun 2008, roket membawa keju dalam jumlah besar ke orbit Bumi.

Perusahaan tidak memberikan tanggal peluncurannya, tetapi dipastikan bulan Januari. Setelah Falcon Heavy berdiri di lokasi peluncuran, mungkin saja tanggal keberangkatan tidak perlu menunggu lama lagi.