Rata-rata orang yang memiliki smartphone juga memiliki power bank sebagai cadangan daya ketika baterai lemah. Tetapi kapasitas yang dimiliki power bank hanya bisa melakukan pengisian penuh sebanyak 2 atau 3 kali saja.

Solusi inovatif hadir tim peneliti University of Bristol. Teknologi bernama PowerShake memungkinkan kamu untuk berbagi energi antar perangkat secara nirkabel.

Dengan PowerShake, pengisian daya bisa dilakukan antar dua perangkat, entah itu smartphone, smartwatch, tablet, atau perangkat mobile lainnya.

Baterai Lemah? Teknologi Ini Memungkinkan Kamu Berbagi Energi Antar Perangkat

Pengisian nirkabel ini melibatkan setidaknya dua kumparan, satu sebagai pemancar daya dan lainnya sebagai penerima daya. Ketika didekatkan, arus listrik akan melewati kumparan dan menciptakan medan elektromagnetik yang bisa mentransfer listrik.

Para peneliti ini juga bereksperimen dengan perisai elektromagnetik dari ferrite dan tembaga di bagian belakang kumparan untuk mencegah energi listrik mengenai manusia.

Baterai Lemah? Teknologi Ini Memungkinkan Kamu Berbagi Energi Antar Perangkat

Selama 12 detik pengisian melalui PowerShake menambah energi yang cukup untuk menelepon selama satu menit.

Di sisi lain, perangkat PowerShake bersifat fleksibel sehingga tidak menutup kemungkinan untuk dipasang pada tali jam tangan.

Baterai Lemah? Teknologi Ini Memungkinkan Kamu Berbagi Energi Antar Perangkat

Menurut Mike Fraser ilmuwan komputer dari University of Bristol, Inggris, transfer ini tidak melibatkan. Namun PowerShake memiliki kelemahan dimana energi yang ditransmisikan dua kali lebih banyak.

Tim peneliti meminta sejumlah relawan untuk menggunakan PowerShake agar bisa diketahui seberapa jauh kegunaan teknologi ini dalam kehidupan.

PowerShake sendiri masih belum menemui bentuk idealnya. Proyek ini masih terus berlanjut agar kian sempurna untuk digunakan.

Sumber: University of Bristol