Android P Google Pixel 2
Sistem operasi Android selanjutnya bakal lebih aman (credit: XtremeSkins)

Menggunakan perangkat teknologi selalu ada risikonya. Penyadapan atau hacking kerap menjadi mimpi buruk bagi semua pengguna ponsel hingga komputer. Tidak terkecuali Android yang kini memegang lebih dari 2 miliar pengguna, tentu menjadi sasaran empuk bagi para peretas.

Google selaku pengembang Android terus mengupayakan keamanan dan privasi pengguna. Aplikasi yang muncul di rak Play Store pun harus diperiksa terlebih dahulu sebelum resmi dipublikasikan, sebab ada potensi pada aplikasi memiliki backdoor yang dapat masuk ke dalam sistem pengguna dan meretasnya.

Salah satu kasus yang paling mengerikan adalah ketika peretas mampu mengaktifkan kamera dan mikrofon ponsel tanpa disadari. Lewat jalan itu, mereka dapat mengambil gambar pengguna hingga merekam pembicaraan.

Meski Google telah berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah hal ini, namun kasus sejenis hampir pasti terjadi setiap bulannya.

Kabar baiknya, menurut XDA Developers, Android P yang akan dirilis nanti tidak bisa digunakan hacker untuk menerobos kamera dan mikrofon. Jika skenario ini dilakukan, aplikasi peretas akan error saat mencoba mengaktifkan kamera.

Saat ini, sistem operasi Android Oreo adalah yang paling aman, namun penetrasinya baru mencapai 1,1 persen pengguna. Sedangkan mayoritas dipegang oleh Android Marshmallow dengan 28,1 persen saat artikel ini ditulis.

Android Oreo memang masih menyisakan lubang bagi peretas, namun itu sangat kecil dibandingkan pendahulunya. Pada Android P, Google akan mencoba pendekatan sebaik mungkin demi melindungi pengguna.

Rencananya, Android P akan dirilis tahun ini. Google pun tampaknya telah memberikan clue nama yang sedikit rumit, yakni Android Pineapple Upside-Down Cake.