Amazon Delivery Drone
Amazon mematenkan konsep menara untuk pengiriman barang menggunakan drone

Pengiriman barang via drone? Wacana ini telah muncul beberapa tahun lalu dan sejumlah perusahaan sudah melakukan ujicoba, hanya saja masih belum sempurna dan perlu pengembangan lebih lanjut agar konsep ini dapat berjalan sesuai rencana.

Perusahaan belanja online seperti Amazon juga pernah melakukannya. Beberapa hari lalu, tepatnya 22 Juni pihaknya merilis konsep baru pengiriman drone yang agak lebih kompleks. Sebuah menara berbentuk silinder berperan sebagai gudang penyimpanan barang. Tower tersebut ditempatkan di wilayah perkotaan, khususnya yang sering melakukan belanja online dari Amazon.

Di lantai paling bawah terdapat truk yang mensuplai muatan dari wilayah yang jauh. Barang-barang tersebut kemudian disusun oleh robot dan menyalurkannya pada drone. Tidak hanya proses bongkar muat, penggantian baterai drone sepenuhnya dilakukan oleh robot. Manusia hanya bertugas untuk mengontrol dan memantau aktivitas pengiriman.

Amazon Delivery Drone
Landasan tidak datar, tetapi miring untuk membuat lompatan awal

Puluhan jendela tersebar di sisi luar menara yang menjadi gerbang keluar-masuk drone. Uniknya terdapat semacam papan pelontar yang melemparkan drone sebagai tahap awal penerbangan. Jendela telah dilengkapi sistem autentikasi sehingga hanya drone milik Amazon yang diizinkan masuk.

Amazon Delivery Drone
Drone sangatlah berisik, sekat melingkar untuk setiap tingkat dimaksudkan untuk mengurangi dengungan drone

Mengingat menara akan dibangun di kawasan padat penduduk, Amazon menyediakan opsi desain lain untuk menara. Sekat khusus dipasang setiap tingkat untuk mengurangi kebisingan yang dapat mengganggu warga setempat.

Amazon menargetkan pengiriman barang dengan drone akan menjadi sesuatu yang umum dalam dekade depan. Melihat drone ekspedisi di langit akan sama seperti melihat truk muatan di jalan.