TRI 2.0 Lexus LS Autonomous

Toyota Research Institute (TRI) memulai operasi pada Januari lalu dan berfokus pada pengembangan teknologi artificial intelligence untuk mobil tanpa sopir alias self-driving.

Diketahui saat ini TRI tengah mengerjakan proyek mobil otomatis yang didasarkan pada Lexus LS. Model ini telah menjalani uji semi-otomatis pada 2013 lalu. Kali ini Toyota menjadikannya sebagai ‘tumbal’ sebelum mengerjakan mobil yang sepenuhnya otomatis.

TRI 2.0 Lexus LS Autonomous
Pengujian pada 2013 bertujuan untuk meneliti keamanan

Toyota mengembangkan mobil otomatis dengan klasifikasi level 5 yang merupakan strata tertinggi dari Society of Automotive Engineers.

Lexus LS ini salah satunya digunakan untuk pengembangan sistem bernama Guardian yang ditujukan untuk asisten pengemudi. Fungsinya untuk memonitor kondisi interior dan eksterior mobil yang berujung pada pencegahan kecelakaan.

Dalam kasus ini Toyota menanamkan teknologi yang lazim pada self-driving seperti LIDAR, radar, dan kamera.

TRI 2.0 Lexus LS Autonomous
Lexus LS generasi kedua tampil dengan lebih ringkas dibanding pendahulunya

CEO Toyota Research Institute, Gill Pratt mengatakan pada dasarnya sistem ini dapat diperbaharui secara berkala. Mobil akan semakin pintar dari waktu ke waktu setelah mempelajari “pengalaman” dari mobil lain.

Diharapkan Guardian dapat menjadi penyokong sistem mobil otomatis yang dapat diandalkan, demi mencegah terjadinya kecelakaan dan menyelamatkan nyawa.