Pixel 2
Port Jack 3.5mm mulai ditinggalkan nama besar

Google baru saja meluncurkan smartphone eksklusifnya, Pixel 2 pada Rabu, 4 Oktober lalu. Improvisasi teknologi dari pendahulunya terhitung signifikan. Bahkan kualitas kamera yang menjadi andalannya tetap berada di nomor wahid. Namun usai peluncurannya, banyak orang bertanya-tanya “Kemana Jack?”.

Pixel 2 meniadakan port headphone Jack 3.5mm, hal yang sama juga terjadi pada iPhone 7 setahun silam. Sebagai penggantinya, Apple menawarkan AirPods dengan koneksi Bluetooth. Meski demikian, kritik pedas tetap harus diterima perusahaan.

Melalui wawancara dengan TechCrunch, Google menjelaskan alasannya mengapa lubang Jack absen pada smartphone andalannya. “Alasan utamanya adalah untuk membuka jalan desain mekanikal di masa depan. Kami ingin layar semakin dekat dengan pinggir (smartphone)” ujar Mario Queiroz, pimpinan produk Google.

Google Pixel 2
Google merasa kini sudah saatnya untuk menyingkirkan port Jack

Ia menegaskan tim yang menangani Pixel 2 ingin segera melakukan hal ini pada Pixel generasi pertama, namun dibatalkan karena disebut terlalu awal. “Sekarang ada banyak ponsel (dengan bezel tipis) di pasaran” tutup Mario.

Diketahui port Jack 3.5 memang memakan ruang yang cukup besar sehingga menyulitkan pembuatan smartphone dengan layar super lebar. Pixel 2 XL sendiri sudah mempunyai screen ratio sebesar 76,4% sementara rata-rata smartphone masih berada di bawah 70%. Bersamaan dengan peluncurannya, Google menawarkan Pixel Buds untuk mengakomodasi penikmat musik secara wireless.

Suka atau tidak, masa depan smartphone memang sedang menuju ke arah yang sama, yakni teknologi wireless. Selain Pixel 2 dan iPhone 7, sejumlah smartphone dari brand lain juga sudah menghilangkan Jack serta memanfaatkan ruangnya untuk implementasi komponen lain.

Bagaimana dengan kamu sendiri? Apakah lebih suka mendengarkan musik dengan headphone Jack atau sudah beralih ke wireless?