Tesla Roadster Back
Beberapa fakta menarik Tesla Roadster, si mobil elektrik yang mengubah dunia otomotif

Impian Elon Musk untuk memproduksi mobil listrik murah telah terpenuhi setelah peluncuran Model 3 beberapa waktu lalu. Kini ia memberanikan diri menghidupkan kembali sportscar elektrik, Tesla Roadster generasi kedua sebagai suksesor generasi pertama yang dirilis pada 2008.

Menyandang sebagai mobil elektrik, banyak rekor yang akan dihadiahkan pada kendaraan ini saat dilepas ke pasar nanti di 2020. Selain akselerasi tinggi, jarak tempuh terjauh, dan aplikasi teknologi terbaru, ada beberapa fakta menarik Tesla Roadster yang mungkin belum kamu tahu.

Apa saja fakta-fakta tersebut? Berikut daftarnya:

Seorang Youtuber mendapatkan Tesla Roadster secara cuma-cuma

Tesla Roadster Founder Edition
Tesla Roadster Founders Edition

Nasib beruntung dialami seorang Youtuber bernama Ben Sullins. Dirinya mengikuti program referral untuk mengiklankan mobil Tesla sebanyak-banyaknya untuk menarik pembeli. Di akhir program, lebih dari 50 Model S dan Model X terjual melalui tautannya. Lantas, Sullins mendapatkan diskon 100 persen Tesla Roadster Founder Edition yang akan diserahkan pada 2020 mendatang.

Tesla Roadster ternyata kembaran dari Lotus

Lotus Elise
Lotus Elise (credit: Wikimedia)

Jika diamati, desain Tesla Roadster generasi pertama yang diproduksi antara 2008-2012 ternyata sangat identik dengan sportscar Lotus. Ternyata ini bukan kebetulan, Tesla memang memboyong lebih dari 2.500 komponen dari produsen mobil tersebut. Alhasil fisiknya pun terlihat nyaris sama, namun pihak Tesla tetap melakukan modifikasi mendalam sebab mobil buatannya murni bertenaga listrik.

Tesla Roadster generasi pertama justru lebih efisien dibanding generasi kedua

Tesla Roadster 2020
Tesla Roadster 2020

Elon Musk cukup bangga dengan capaian 1.000 km jarak tempuh pada Tesla Roadster generasi kedua. Tetapi faktanya mobil tersebut masih kalah dibanding pendahulunya yang diproduksi hampir 10 tahun lalu. Tesla Roadster generasi pertama mencapai efisiensi 7,5 km/kWh sementara Tesla Roadster generasi kedua hanya 4,9 km/kWh. Bahkan Tesla Model 3 lebih baik dengan 7 km/kWh.

Akselerasi 0-100 km/jam meningkat nyaris dua kali lipat

Tesla Roadster Gray
credit: Wikipedia

Tesla Roadster 2020 dibanderol 2 kali lipat dari pendahulunya. Selain penampilan baru, performa mesin turut meningkat signifikan. Sebut saja akselerasi 0-100 km/jam yang tadinya 3,7 detik kini menjadi 1,9 detik. Selain itu jarak tempuh untuk sekali pengisian menjadi 1.000 km, sementara sebelumnya berkisar 400 km. Dengan improvisasi tersebut tidak heran jika harganya berlipat ganda.

Elon Musk sebut Tesla Roadster adalah produk gagal

Tesla Roadster 2008
credit: AutoEvolution

Membangun perusahaan otomotif sangatlah sulit, terlebih jika itu mobil listrik. Elon Musk mengakui bahwa Tesla Roadster adalah produk gagal. Ia beralasan bahwa menggunakan komponen Lotus Elise dan mengubahnya ke mobil listrik ternyata lebih mahal dan lebih sulit dari yang diperkirakan.

Di bulan pertama, Tesla Roadster 2008 hanya terjual 3 unit saja. Di samping itu ada banyak masalah teknis yang diterimanya. Namun akhirnya reputasi produk membaik dan telah terjual lebih dari 2.400 unit di seluruh dunia. Bahkan mobil ini menjadi titik lompatan Tesla memproduksi mobil listrik komersial.