Taksi Terbang Uber Indonesia
Sudah ada konsep, tetapi Uber belum menentukan wahana yang akan dipakai

Persiapan teknologi kendaraan terbang belakangan dikembangkan secara serius. Moda transportasi tersebut diharapkan mampu menjawab masalah kemacetan di kota-kota besar. Setidaknya ada sejumlah nama besar yang tengah menyiapkan taksi terbang, antara lain Airbus, Volocopter, Lilium, dan Uber.

Usai pengembangan mobil self-driving yang dihentikan sementara akibat kecelakaan, Uber kini bisa fokus mengejar ambisinya menciptakan transportasi terbang personal. Hal ini mereka ungkap pada sebuah jurnal yang dirilis tahun lalu yang dijuluki Uber Elevate.

Proyek tersebut digambarkan sebagai kendaraan udara tanpa pilot (otomatis) yang dapat terbang secara horizontal dan mendarat verikal (VTOL).

Taksi Terbang Uber Indonesia
Sudah ada konsep, tetapi Uber belum menentukan wahana yang akan dipakai

Untuk itu Uber dikabarkan menggandeng NASA dalam pembuatan manajemen lalu lintas udara. NASA sendiri telah berkecimpung di dunia penerbangan selama beberapa dekade. Lembaga tersebut sebelumnya sudah membuat sistem serupa untuk drone yang diharapkan juga bisa diterapkan pada Uber Elevate.

Implementasi taksi terbang tahap pertama menunjuk kota Dubai dan Dallas pada 2020. Belakangan diketahui Los Angeles juga bakal mendapat jatah layanan ini.

“Menggabungkan keahlian rekayasa perangkat lunak Uber dengan pengalaman NASA selama bertahun-tahun merupakan langkah maju penting bagi Uber Elevate.” kata Jeff Holden, Chief Officer Uber.

Video konsep Uber Elevate: