Samsung Pronnounce
Nama-nama perusahaan teknologi yang sering salah sebut (ilustrasi: Sefsed)

Perkembang teknologi semakin cepat, dampaknya semakin banyak perusahaan yang berkecimpung di bidang ini. Termasuk pemain lama seperti Microsoft, Apple, dan IBM yang kini menjadi nama besar. Brand perusahaan tersebut sudah sangat familiar di mata konsumen, namun apakah kamu sudah menyebut nama perusahaan itu dengan benar?

Faktanya perusahaan teknologi hadir di suatu negara dan menjadi populer di negara lain. Alhasil, penyebutannya pun berubah tergantung ejaan setempat. Tetapi, secara resmi perusahaan tetap menggunakan ejaan yang sebenarnya, terlepas dari bahas dan budaya konsumen.

Berikut adalah daftar nama perusahaan teknologi populer yang mungkin kamu masih salah dalam penyebutannya.

Asus

Kantor ASUS - 10 Nama Perusahaan Teknologi yang Sering Kamu Salah Sebut
credit: Telset

Asus merupakan perusahaan hardware komputer asal Taiwan yang bermarkas di Taiwan. Dalam logat orang Indonesia, namanya disebut “a-sus”, sementara logat Inggris menjadi “ass-es” yang merujuk pada bokong, sampai-sampai pihak perusahaan menerbitkan iklan yang menyindir fenomena salah sebut itu. Padahal cara penyebutan sebenarnya adalah “Huáshuò” yang merupakan bahasa Mandarin.

Microsoft

Microsoft Office
credit: Andrew Lewis

Apakah kamu masih menyebutnya dengan “mikro-sof”? Faktanya pelafalan itu kurang tepat. Penyebutan Microsoft menggunakan bahasa Inggris yang dibaca “maikro-soft” karena huruf “i” dibaca “ai” dan huruf “c” menjadi “k”. Jadi kalau menyebut produk-produk dari Microsoft, semisal Microsoft Word atau Microsoft Windows, usahakan dengan ejaan yang benar supaya tidak dikira norak.

Lenovo

Kantor Lenovo
credit: Wikipedia

Nama Lenovo terdiri dari “Le” yang berarti “legenda” dan “novo” yang berarti “baru”. Sama seperti Asus, Lenovo sangat mudah diucapkan orang Indonesia dengan ejaan “le-no-vo”. Perusahaan asal China ini baru menggunakan nama resminya pada 2002, ejaannya yang benar adalah “lehn-oh-voh”.

Xiaomi

Kantor Xiaomi
credit: Digital Trends

Menyebut nama perusahaan yang satu ini memang paling nyaman menggunakan “sio-mi”. Memang hampir benar, tetapi penekanannya ada di pertengahan kata menjadi “si-yao-mi”. Beruntung, hampir semua ejaan di seluruh dunia dapat mengucapkan Xiaomi dengan semestinya.

LinkedIn

Kantor LinkedIn
credit: Office Lovin

Salah satu perusahaan teknologi yang namanya memang absurd. Kamu mungkin menyebutnya sebagai “ling-ked-in”, padahal anak perusahaan milik Microsoft ini secara resmi dilafalkan “linkt-in” karena terdiri dari dua kata yakni “linked” dan “in” dalam bahasa Inggris.

Huawei

Kantor Huawei
credit: InOneProjects

Terlihat sulit, padahal mengucapkan Huawei sangatlah mudah. Rata-rata orang menyebutnya “hu-wa-wei”. Sementara pihak perusahaan menggunakan lafal “hwa-wei” setiap kali memperkenalkan produknya.

Boeing

Kantor Boeing
credit: Boeing

Boeing saat ini tidak hanya sibuk merakit pesawat, tetapi juga armada terbang personal dan transportasi angkasa di masa depan. Terlepas dari mana asal nama Boeing, tapi yang pasti penyebutannya bukan “bo-e-ing” atau “bo-ing” melainkan “bou-in” saja.

Peugeot

Kantor Peugeot
credit: Agence W

Berasal dari nama pendirinya, Armand Peugeot, perusahaan ini memang paling sulit disebutkan namanya. Bahkan ejaan resminya terdengar lumayan jauh dari ekspetasi kebanyakan orang. Dalam bahasa Perancis, penyebutannya menjadi “peu-jou” tanpa menghadirkan huruf “t” sama sekali.

Adobe

Kantor Adobe
credit: Esha/Behance

Jika kamu menyebutnya dengan “a-do-be”, maka selamat! Kamu dipastikan sebagai orang Indonesia asli. Padahal perusahaan asal AS yang produknya terkenal di bidang pengolahan grafis ini memiliki pengejaan “e-dou-bi” sesuai logat lokal. Meski begitu, menggunakan “a-do-be” kepada sesama orang Indonesia masih bisa dimaklumi.

Samsung

Kantor Samsung
credit: Android Community

Samsung menjelma menjadi raksasa smartphone kelas dunia. Dilahirkan di Korea Selatan, nama Samsung berarti “tiga bintang” yang melambangkan sesuatu yang besar, banyak, dan kuat. Walaupun sudah terbiasa menyebutnya “sam-sung” tetapi dengan logat Korea, seharusnya adalah “sem-sang”. Berbeda jauh bukan?